Jawa Barat berkontribusi 12 persen terhadap total penjualan motor Yamaha di Indonesia, dengan dua jagoan dari seri Maxi yakni NMax dan Aerox menjadi model yang paling favorit di pasaran. Kontribusi penjualan regional tersebut menunjukkan posisi penting wilayah ini bagi pabrikan berlogo garpu tala di kancah otomotif nasional .
Fitri Agusthadi, Chief Yamaha Area DDS 2 Jawa Barat PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM) menjelaskan bahwa seri Maxi mendominasi di Jawa Barat dengan kontribusi hingga 40 persen dari total volume penjualan lokal. “Untuk keseluruhan produk kontribusi Jawa Barat terhadap penjualan motor Yamaha secara nasional sekitar 12 sampai 13 persen,” ujar Fitri yang ditemui di sela-sela ajang Maxi Yamaha Day Jawa Barat di Kabupaten Kuningan pada Sabtu, 25 Juli 2026, seperti dilaporkan media.
Ajang perhelatan Maxi Yamaha Day Jawa Barat 2026 sendiri diselenggarakan oleh PT YIMM di Open Space Gallery Linggarjati, Kabupaten Kuningan, pada hari Sabtu, 25 Juli 2026. Acara tersebut mempertemukan para pengguna dan pencinta jajaran skuter premium untuk merayakan solidaritas sekaligus memamerkan berbagai varian produk unggulan.
Lebih lanjut, Fitri mengungkapkan bahwa kontributor terbesar dari penjualan Yamaha di Jawa Barat datang dari NMax dan Aerox, dua andalan di jajaran motor Maxi yang memiliki basis penggemar sangat luas. Jajaran produk Maxi Yamaha sendiri terdiri dari beberapa model utama, antara lain Lexy, Aerox, NMax, dan XMax yang tersebar di berbagai wilayah pemasaran.
Selain faktor fungsionalitas berkendara harian, jajaran skuter matik tersebut “Lebih lanjut Fitri mengatakan NMax dan Aerox lebih banyak diminati di Jawa Barat karena faktor kenyamanan dan pride yang dicari oleh para konsumen,” demikian keterangan dari pihak manajemen area.
Di sisi lain, perkembangan industri roda dua juga diwarnai oleh langkah strategis pabrikan dalam menggarap segmen ramah lingkungan. Yamaha dikabarkan tengah menyiapkan motor listrik baru dengan teknologi yang masih jarang diterapkan di industri roda dua, sebagai bagian dari portofolio elektrifikasi global mereka.
Inovasi teknologi baru tersebut dirancang untuk melengkapi lini produk yang sudah ada di pasaran sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang efisien. Persiapan kendaraan elektrifikasi ini berjalan berdampingan dengan aktivitas penjualan konvensional yang saat ini masih ditopang oleh produk-produk terlaris di berbagai daerah.
Tinggalkan Balasan