eufy Omni E28 Resmi Hadir di Indonesia dengan Fitur 3-in-1

Pasar perangkat rumah tangga pintar di Indonesia kedatangan produk baru dari lini besutan Anker Innovations yang resmi memperkenalkan eufy Omni E28 ke tanah air, seperti diulas dalam pemberitaan Tabloidpulsa.id. Robot vacuum premium ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan pembersihan rumah modern yang semakin kompleks, mulai dari debu halus hingga noda membandel yang kerap sulit diatasi dengan metode pembersihan konvensional.

Perangkat ini mengusung konsep pembersihan 3-in-1 yang menggabungkan fungsi robot penyedot debu, sistem pel otomatis, serta sebuah unit portable deep cleaner yang bisa dilepas dari stasiun utamanya. Pendekatan tersebut dihadirkan untuk memberikan fleksibilitas kepada konsumen yang menginginkan solusi kebersihan menyeluruh dalam satu ekosistem perangkat yang praktis.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Flame Xia selaku Country Director Anker Innovations Indonesia, tantangan menjaga kebersihan di dalam rumah kini tidak lagi terbatas pada area lantai saja. Ia menjelaskan bahwa tumpahan minuman pada sofa, kotoran di tempat tidur hewan peliharaan, hingga debu yang menempel pada bagian jok mobil memerlukan penanganan khusus yang berbeda.

“Kami melihat bahwa tantangan kebersihan rumah tidak hanya berada di lantai. Tumpahan minuman pada sofa, kotoran di tempat tidur hewan peliharaan, hingga debu pada jok mobil membutuhkan pendekatan yang berbeda. eufy Omni E28 dikembangkan sebagai solusi pembersihan 3-in-1 yang membantu pengguna menangani berbagai jenis kotoran melalui satu ekosistem perangkat,” ujar Flame Xia, sebagaimana dikutip Majalahict.

Dari segi performa penyedotan, eufy Omni E28 dibekali daya hisap yang mencapai titik tertinggi hingga 20.000 Pa. Angka tersebut menjadikan perangkat ini sebagai salah satu robot vacuum paling bertenaga di kelasnya untuk mengangkat remah makanan, debu halus, maupun helaian rambut dari permukaan lantai keras maupun jenis karpet tebal.

Agar kinerjanya tidak terganggu oleh rambut yang kerap melilit, perangkat ini mengandalkan teknologi sikat DuoSpiral Detangle Brush. Sistem sikat spiral ganda tersebut dirancang agar dapat berputar secara berlawanan arah saat robot kembali ke docking station, sehingga lilitan rambut bisa dilepaskan secara otomatis sebelum masuk ke dalam kantong penampung debu.

Selain kemampuan menyedot, aspek pengepelan juga mendapat perhatian khusus melalui kehadiran teknologi HydroJet Self-Cleaning Roller Mop. Berbeda dari pel robot pada umumnya yang hanya menyeret kain basah, roller pada perangkat ini terus dibersihkan selama proses pembersihan berlangsung dengan kecepatan putaran mencapai hingga 360 kali per menit.

Sistem tersebut didukung oleh scraper ganda yang bertugas mengangkat kotoran sekaligus membuang air kotor secara otomatis, sementara tekanan ke bawah sebesar 1,5 kilogram membantu meningkatkan gesekan pada permukaan lantai. Penjelasan lebih lanjut mengenai fitur ini juga dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen.

“HydroJet dirancang agar proses mengepel tidak sekadar membasahi lantai. Roller terus dibersihkan selama bekerja sehingga hasil pembersihan tetap konsisten,” jelas Flame Xia, seperti dicatat dalam laporan Tabloidpulsa.id.

Fitur lain yang menjadi pembeda utama adalah keberadaan unit portable deep cleaner yang dapat dilepaskan dari Omni Station. Bagian ini memungkinkan pengguna membersihkan berbagai permukaan berbahan kain seperti kursi fabric, kasur hewan peliharaan, karpet, hingga jok kendaraan tanpa harus repot menyiapkan alat pembersih tambahan.

Untuk urusan navigasi dan mobilitas di dalam hunian, eufy melengkapi perangkat ini dengan sistem AI.See yang mengombinasikan kamera RGB, algoritma kecerdasan buatan, serta pemetaan ruangan pintar. Teknologi ini diklaim mampu mengenali lebih dari 200 jenis objek seperti kabel, mainan anak, hingga alas kaki, serta dilengkapi lampu LED otomatis yang menyala ketika robot beroperasi di area minim cahaya.

Kemampuan navigasi cerdas tersebut turut dipadukan dengan CornerRover Arm, yakni lengan samping yang dirancang untuk memanjang secara otomatis saat mendeteksi sudut ruangan atau tepian dinding agar debu di area sulit dijangkau tetap terangkat dengan maksimal.

Seluruh rangkaian perawatan pasca-pembersihan dipusatkan pada Omni Station yang bekerja secara otomatis. Stasiun ini mampu menangani pengosongan kantong debu berkapasitas 3 liter yang diklaim sanggup menampung kotoran hingga sekitar 75 hari, pencucian serta pengeringan roller mop, pengisian ulang air bersih dari tangki 2,5 liter, hingga penampungan air kotor dan distribusi deterjen secara mandiri.

Dalam hal konektivitas dan integrasi ekosistem rumah pintar, perangkat berdimensi tinggi bodi sekitar 113 mm ini mendukung berbagai platform populer seperti Google Assistant, Amazon Alexa, Apple Siri, hingga protokol Matter. Dengan kemampuan melewati hambatan setinggi hingga 20 mm, robot vacuum ini dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga sekitar Rp12 jutaan melalui berbagai platform e-commerce resmi.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *