BMW M2 terbaru untuk model tahun 2026 resmi diperkenalkan dengan sistem penggerak semua roda M xDrive. Ini menjadi pertama kalinya coupe performa kompak BMW M tersebut tidak lagi hanya berpenggerak roda belakang. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan BMW terhadap model M2 yang selama ini dikenal dengan penggerak roda belakang murni.
Menurut informasi dari Inikata.co.id, BMW M2 terbaru tetap mengedepankan kelincahan khas mobil sport kompak, namun dengan tampilan yang lebih agresif. Meskipun detail teknis spesifik seperti tenaga, torsi, atau akselerasi belum diungkap, kehadiran sistem M xDrive pada M2 menunjukkan bahwa BMW M ingin memberikan traksi dan stabilitas lebih tinggi di berbagai kondisi jalan. Sistem ini sudah lebih dulu digunakan pada model M3, M4, dan M5.
BMW M2 pertama kali diluncurkan pada 2015 sebagai varian coupe entry-level dari divisi M GmbH. Sejak awal, M2 identik dengan karakter mengemudi yang lincah dan responsif berkat penggerak roda belakang serta bobot yang relatif ringan. Generasi terbaru ini, yang merupakan facelift dari model generasi kedua (G87), hadir dengan ubahan pada desain eksterior yang lebih tajam, namun tetap mempertahankan proporsi kompak yang menjadi ciri khasnya.
Sistem M xDrive yang digunakan pada M2 2026 diklaim mampu menyalurkan tenaga secara variabel antara roda depan dan belakang, dengan preferensi ke roda belakang untuk mempertahankan karakter mengemudi yang sportif. Dalam mode tertentu, pengemudi masih bisa merasakan oversteer yang terkontrol berkat pengaturan diferensial aktif M. Hal ini diharapkan membuat M2 tetap menyenangkan saat dikendarai di lintasan maupun jalan raya.
Inikata.co.id juga menyoroti bahwa BMW M2 2026 tetap mempertahankan proporisi mobil sport yang seimbang. Desain bumper depan dan belakang yang lebih agresif, ditambah dengan diffuser belakang yang lebih besar, memberikan kesan siap diajak bermanuver. Meski demikian, belum ada informasi mengenai harga resmi untuk pasar Indonesia. Di pasar global, generasi sebelumnya dibanderol mulai dari kisaran 60.000 dolar AS.
Kehadiran M xDrive pada M2 juga menjawab permintaan konsumen yang menginginkan traksi lebih baik, terutama di daerah dengan kondisi jalan basah atau bersalju. Walau begitu, BMW M memastikan bahwa karakter dasar M2 sebagai mobil pengemudi sejati tetap dipertahankan. Sistem ini dapat diatur melalui beberapa mode berkendara yang tersedia, termasuk mode yang memungkinkan penggerak roda belakang penuh untuk sensasi drifting.
BMW M2 2026 dengan M xDrive menjadi salah satu model terbaru yang diperkenalkan BMW M GmbH pada tahun ini. Belum ada tanggal peluncuran resmi untuk Indonesia, model ini dijadwalkan mulai dipasarkan di sejumlah negara pada kuartal keempat 2026. Para penggemar dapat menantikan lebih banyak detail teknis dalam waktu dekat
Tinggalkan Balasan