BMW M2 Sematkan M xDrive, Tetap Lincah; Produksi China Capai 7 Juta Unit

BMW M2 kini hadir dengan teknologi M xDrive, sistem penggerak all-wheel drive yang dirancang untuk menjaga kelincahan mobil sport kompak ini. Pengumuman ini disampaikan oleh media otomotif kabaroto pada 4 Juni 2026. Di sisi lain, pabrik BMW di Shenyang, China, telah mencapai tonggak produksi sebanyak 7 juta kendaraan, sebagaimana dilaporkan oleh Pojok Papua.

Menurut kabaroto, BMW M2 yang telah disematkan teknologi M xDrive tetap mempertahankan karakter lincah yang menjadi ciri khas model ini. M xDrive adalah sistem penggerak all-wheel drive yang dikembangkan oleh divisi M GmbH, memungkinkan distribusi tenaga yang variabel antara roda depan dan belakang untuk meningkatkan traksi tanpa mengorbankan pengendalian yang presisi. Sistem ini telah digunakan pada model M lainnya seperti M3 dan M4, dan kini diperluas ke M2.

Pencapaian produksi 7 juta kendaraan di pabrik Shenyang menunjukkan skala operasi BMW di China. Dilaporkan oleh Pojok Papua, angka tersebut merupakan akumulasi sejak pabrik mulai beroperasi. Pabrik Shenyang merupakan salah satu basis produksi utama BMW di luar Jerman, memproduksi berbagai model termasuk seri 3, seri 5, dan SUV X untuk pasar China dan global. Tonggak ini menegaskan posisi China sebagai pusat manufaktur strategis bagi BMW.

Sementara itu, tandaseru.id melaporkan bahwa China kini bukan hanya pasar konsumen, melainkan juga mesin produksi BMW. Pergeseran peran ini mencerminkan strategi BMW untuk mendekatkan produksi dengan permintaan lokal serta memanfaatkan rantai pasok dan tenaga kerja terampil di China. Langkah ini juga mendukung upaya BMW dalam elektrifikasi dan pengembangan kendaraan listrik, mengingat China adalah pasar kendaraan listrik terbesar dunia.

Teknologi M TwinPower Turbo, yang menjadi andalan mesin-mesin M, tetap menjadi jantung performa M2. Mesin enam silinder segaris berkapasitas 3.0 liter dengan teknologi TwinPower Turbo telah menjadi ciri khas M2 generasi sebelumnya. Dengan penambahan M xDrive, M2 kini menawarkan fleksibilitas lebih dalam berbagai kondisi jalan tanpa kehilangan karakter sporti yang diharapkan penggemar.

Kombinasi antara inovasi teknologi pada M2 dan ekspansi produksi global menunjukkan komitmen BMW dalam menghadirkan mobil berperforma tinggi sekaligus memperkuat basis manufakturnya. Pabrik Shenyang sendiri telah menjadi model bagi operasi BMW di pasar emerging, dengan investasi berkelanjutan dalam kapasitas dan teknologi. Capaian 7 juta unit menjadi bukti nyata keberhasilan strategi tersebut.

BMW M2 dengan M xDrive dijadwalkan akan tersedia di pasar global dalam waktu dekat. Harga dan varian spesifik untuk pasar Indonesia belum diumumkan, namun teknologi yang diusung dipastikan akan memperkaya pilihan bagi penggemar performa tinggi. Dengan demikian, BMW terus memperkuat lini produk M-nya di tengah persaingan mobil sport kompak yang semakin ketat.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *