Pasar otomotif nasional dan global kembali diwarnai oleh berbagai dinamika peluncuran serta strategi penetrasi kendaraan dari pabrikan asal Tiongkok. Kehadiran model-model baru dan aktivitas pameran di berbagai wilayah memperlihatkan bagaimana persaingan segmen kendaraan listrik serta SUV kompak terus berkembang di tengah kebutuhan konsumen yang dinamis.
Masuknya Geely Coolray ke pasar otomotif tanah air memicu rasa penasaran para pecinta otomotif nasional karena unit yang diboyong memiliki tampilan eksterior yang berbeda jika dibandingkan dengan model versi pembaruan atau facelift di negara asalnya, China, berdasarkan laporan kumparan.com. SUV kompak ini di China dikenal dengan nama Geely Binyue dan telah mendapatkan pembaruan desain hingga mesin 1.5L turbo 4-silinder.
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menjelaskan bahwa secara interior unit tersebut merupakan model yang paling baru dan hampir sama dengan yang ada di Tiongkok saat ini. Kendati demikian, bagian tampilan depan masih tertinggal satu periode facelift karena model terbaru di sana masih mengusung format setir kiri yang membutuhkan penyiapan pengembangan lanjutan.
"Secara interior, ini adalah model yang paling baru yang ada saat ini, hampir sama dengan ada yang di China," kata Herlijoso saat ditemui di Mandalika, Lombok Tengah, NTB. Ia juga menambahkan bahwa pabrikan melakukan penyesuaian spesifikasi pada bagian kaki-kaki agar kendaraan benar-benar sesuai serta nyaman digunakan oleh kondisi jalan di Indonesia.
Di belahan dunia lain, lini kendaraan listrik BYD juga mencatatkan perkembangan penjualan yang signifikan di pasar internasional. Berdasarkan data dari www.drive.com.au, model SUV listrik BYD Sealion 7 telah mencatatkan pencapaian penjualan yang kuat di Australia setelah berada di ruang pamer selama lebih dari 18 tahun tanpa mengalami perubahan harga atau spesifikasi besar.
Model Sealion 7 di pasaran tersebut tersedia dalam dua varian grade yaitu Premium penggerak roda belakang yang dibanderol mulai dari 54.990 dolar Australia sebelum biaya on-the-road, serta varian Performance penggerak semua roda yang dipasarkan seharga 63.990 dolar Australia. Kendaraan ini menggunakan baterai BYD Blade berkapasitas 82.56kWh yang mendukung pengisian daya cepat DC hingga 150kW.
Sementara itu, aktivitas promosi kendaraan listrik juga berlangsung di tingkat lokal melalui kegiatan pameran dan komunitas di berbagai daerah. Penyelenggaraan Exclusive Showroom Event 5+1 oleh BYD Haka Solo pada Sabtu, 25 Juli 2026, turut menggandeng Forum Otomotif Solo Raya untuk mengenalkan teknologi kendaraan masa depan kepada masyarakat setempat.
Tinggalkan Balasan