Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Oman: Garuda Hanya Dua Kali Menang

Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (5/6/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian perdana bagi pelatih anyar John Herdman yang baru ditunjuk menangani skuad Garuda. Laga ini juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk memutus rekor buruk 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman.

Rekor pertemuan kedua tim menunjukkan Indonesia hanya meraih dua kemenangan atas Oman sepanjang sejarah. Dilansir dari ANTARA News Megapolitan, catatan tersebut menjadi salah satu yang terburuk dalam perjalanan timnas Indonesia melawan Oman di level internasional. Dua kemenangan itu tercatat terjadi pada era 1980-an, meskipun detail tidak banyak terdokumentasi.

Lebih dari itu, Indonesia disebut belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun terakhir. MetroTVNews.com melaporkan bahwa rekor tak pernah menang itu menjadi beban berat yang harus diputuskan oleh skuad Garuda pada laga malam nanti. Sejak 1988, Oman selalu unggul dalam setiap pertemuan, termasuk di ajang kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia.

John Herdman, yang sebelumnya menukangi timnas Kanada dan membawa mereka tampil di Piala Dunia 2022, membidik kemenangan perdana dalam laga ini. Melansir RM.ID, Herdman bertekad memutus rekor buruk timnas dan memberikan awal yang positif bagi kepemimpinannya. Ia telah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi permainan fisik Oman, yang dikenal disiplin dan terorganisir.

Di sisi lain, pelatih Oman dikabarkan ingin memperpanjang rekor kemenangan atas Indonesia yang sudah berlangsung hampir empat dekade. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim tuan rumah yang ingin bangkit. Oman datang dengan skuad terbaiknya, termasuk beberapa pemain yang bermain di liga profesional di Arab Saudi dan Qatar, yang menambah kekuatan tim.

FIFA Match Day merupakan agenda pertandingan internasional yang kerap digunakan timnas untuk menguji strategi dan komposisi pemain. Indonesia biasa memanfaatkan laga uji coba seperti ini untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen resmi, termasuk Kualifikasi Piala Dunia 2030 dan Piala Asia. Laga melawan Oman juga menjadi bagian dari evaluasi taktik John Herdman setelah ia mengambil alih kursi pelatih.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *